KOLABORASI INTERNASIONAL • WORKSHOP RISET
Sebagai tindak lanjut pertemuan awal penjajakan kolaborasi pada bulan sebelumnya, Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana bersama Dr. Winda Ariyani dari Gunma University, Jepang, menyelenggarakan workshop metode feeding behaviour dan aplikasinya dalam penelitian kesehatan pada 14 Agustus 2026.

Bandung — Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana (UBK) bersama Dr. Winda Ariyani dari Gunma University, Jepang, menyelenggarakan workshop bertema “Metode Feeding Behaviour dan Aplikasinya dalam Riset Kesehatan” pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh tim dosen, peneliti, dan mahasiswa Fakultas Farmasi UBK.


Dr. Winda Ariyani bersama tim dosen, peneliti, dan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana dalam pelaksanaan workshop metode feeding behaviour dan aplikasinya dalam riset kesehatan, Jumat, 14 Agustus 2026.
Workshop tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan pertama yang diselenggarakan pada bulan sebelumnya untuk menjajaki peluang kolaborasi akademik dan penelitian. Setelah pembahasan awal mengenai ruang lingkup kerja sama, kegiatan dilanjutkan melalui workshop yang memberikan penguatan konseptual dan teknis mengenai penggunaan metode feeding behaviour dalam penelitian kesehatan.
Dalam workshop ini, Dr. Winda Ariyani menjelaskan prinsip dasar pengamatan perilaku makan pada hewan uji, penataan arena pengamatan, sistem perekaman video, penentuan parameter penelitian, serta tahapan pengolahan dan interpretasi data. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya standardisasi prosedur agar data yang dihasilkan memiliki validitas, konsistensi, dan reprodusibilitas yang baik.
Metode feeding behaviour digunakan untuk mengamati pola perilaku makan hewan uji secara objektif dan terukur. Parameter yang dapat dianalisis meliputi frekuensi dan durasi makan, waktu mulai makan, interval antarsesi makan, pola konsumsi pakan, aktivitas eksplorasi, serta perubahan perilaku lain yang berhubungan dengan regulasi asupan makanan. Pendekatan ini dapat melengkapi metode konvensional yang hanya mengukur jumlah konsumsi pakan.
Salah satu aspek penting yang diperkenalkan dalam workshop adalah pemanfaatan perekaman video dan teknologi berbasis deep learning untuk mendeteksi posisi, pergerakan, dan aktivitas hewan uji. Melalui pendekatan tersebut, rekaman video dapat diolah menjadi data kuantitatif untuk mengidentifikasi perubahan perilaku akibat kondisi penyakit maupun pemberian intervensi tertentu.
Peserta memperoleh pengenalan mengenai tahapan analisis, mulai dari persiapan perangkat dan arena pengamatan, pengambilan video, penentuan titik anatomi untuk pelacakan, pelabelan data, pelatihan model, proses inference, hingga analisis dan interpretasi hasil pelacakan perilaku hewan. Rangkaian ini menjadi dasar bagi penerapan metode analisis perilaku yang lebih akurat dan efisien dalam penelitian eksperimental.
Metode feeding behaviour memiliki potensi aplikasi yang luas dalam penelitian farmakologi, farmasi bahan alam, obesitas, diabetes, gangguan metabolik, penyakit kardiovaskular, gangguan neurologis, serta pengembangan pangan fungsional. Data perilaku yang diperoleh dapat diintegrasikan dengan parameter fisiologis, biokimia, histopatologi, dan molekuler untuk menghasilkan penjelasan mekanistik yang lebih komprehensif.
Dalam sesi diskusi, tim Fakultas Farmasi UBK bersama Dr. Winda Ariyani turut membahas peluang penerapan metode tersebut pada penelitian bahan alam dan pangan fungsional, khususnya untuk mengevaluasi pengaruh intervensi terhadap perilaku makan dan kondisi metabolik. Penerapan metode ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas desain penelitian, memperkuat validitas hasil, serta mendukung penyusunan publikasi ilmiah bereputasi.
Penyelenggaraan workshop ini menjadi langkah nyata Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana dalam meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam menggunakan metode penelitian berbasis teknologi. Kegiatan ini sekaligus memperkuat tindak lanjut penjajakan kolaborasi dengan Gunma University melalui penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, pengembangan kompetensi peneliti, dan publikasi ilmiah internasional.